Pekanbaru, (Mitra7.com) – Misteri kematian Dumiris Isni Sitio (60) di kawasan Rumbai akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa kasus tersebut bukan sekadar tindak perampokan, melainkan pembunuhan yang diduga kuat dipicu oleh pengaruh narkoba.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau bergerak cepat melakukan pengejaran hingga ke luar daerah. Dalam operasi tersebut, empat orang berhasil diamankan di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Salah satu pelaku yang ditangkap adalah seorang perempuan yang diketahui merupakan mantan menantu korban dan diduga berperan sebagai pengendali aksi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, seluruh tersangka dinyatakan positif menggunakan narkoba. Polisi menduga, kondisi tersebut mempengaruhi tindakan para pelaku hingga nekat merencanakan aksi pembunuhan terhadap korban yang masih memiliki hubungan keluarga.
Dalam proses penangkapan, dua pelaku pria sempat memberikan perlawanan kepada petugas. Aparat kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan keduanya melalui tembakan di bagian kaki.
Selain mengamankan para tersangka, polisi juga tengah mendalami aliran hasil kejahatan yang diduga berkaitan dengan pembelian narkoba. Sejumlah barang bukti telah disita guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menyatakan akan memaparkan secara rinci mengenai motif serta jenis narkotika yang dikonsumsi para pelaku dalam konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (3/5/2026).
Kasus ini menjadi pengingat serius akan dampak penyalahgunaan narkoba yang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat mendorong seseorang melakukan tindak kriminal berat, bahkan terhadap orang terdekat. Saat ini, keempat pelaku telah ditahan dan akan menjalani proses hukum atas dugaan pembunuhan berencana.(*)


