BerandaPeristiwaBasarnas: 6 Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, 140 Masih...

Basarnas: 6 Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, 140 Masih Dicari

Banjarmasin, (Mitra7.com) — Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus dilakukan. Hingga Minggu, Basarnas mencatat 103 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 97 korban selamat dan enam orang meninggal dunia.

Kapal Virgo Transport 8 diketahui membawa total 243 penumpang dan kru dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengatakan enam korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh dua kapal, yakni TB Mauhaw IX dan TB TCP.

Sementara itu, seluruh korban yang berhasil dievakuasi oleh MV Haida dinyatakan selamat.

Dengan demikian, dari 103 orang yang telah ditemukan dan dievakuasi, terdapat 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Tiga Kapal Evakuasi 103 Orang

Proses penyelamatan dilakukan oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

TB Mauhaw IX berhasil mengevakuasi 16 orang. Dari jumlah tersebut, 15 orang dinyatakan selamat, sementara satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kemudian TB TCP mengevakuasi 38 orang. Sebanyak 33 orang berhasil diselamatkan, sedangkan lima lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, MV Haida berhasil membawa 49 korban dari lokasi kecelakaan. Seluruh korban yang dievakuasi kapal tersebut dilaporkan dalam kondisi selamat.

Jika dijumlahkan, ketiga kapal tersebut telah mengevakuasi 103 orang, dengan rincian 97 selamat dan enam meninggal dunia.

Kapal Hilang Kontak Dini Hari

Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu sekitar pukul 02.00 Wita.

Kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026).

Setelah menerima laporan mengenai kecelakaan tersebut, Basarnas bersama unsur terkait memperkuat operasi pencarian dan pertolongan. Pengerahan dilakukan melalui jalur laut dan udara untuk menyisir wilayah di sekitar lokasi kejadian.

Dari total 243 orang yang berada di atas kapal, baru 103 orang yang masuk dalam daftar korban berhasil dievakuasi.

Artinya, masih terdapat 140 orang yang belum ditemukan atau belum masuk dalam data korban yang telah dievakuasi.

Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran untuk menemukan korban lainnya. Operasi dilakukan dengan mengerahkan unsur laut dan udara serta melibatkan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

Korban Dibawa ke Tuban dan Banjarmasin

Enam belas orang yang dievakuasi TB Mauhaw IX, termasuk satu korban meninggal dunia, rencananya dibawa menuju Pelabuhan Tuban sesuai informasi dari nakhoda kapal tersebut.

Sementara itu, sebanyak 87 orang yang dievakuasi TB TCP dan MV Haida akan dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Para korban selamat selanjutnya akan mendapatkan penanganan dan pemeriksaan setelah tiba di pelabuhan.

Hingga kini, fokus utama operasi SAR adalah menemukan 140 orang yang masih belum diketahui keberadaannya. Tim gabungan terus menyisir perairan sekitar lokasi kejadian dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi.

Proses pencarian dan pertolongan masih berlangsung, sementara data korban dapat berubah seiring perkembangan operasi di lapangan.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News