Medan, (Mitra7.com) – Enam pria yang diduga melakukan penyerangan terhadap personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara saat penggerebekan bandar sabu di kawasan Jalan Multatuli, Kecamatan Medan Maimun, diketahui positif menggunakan narkotika jenis sabu berdasarkan hasil tes urine.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sore (28/5/2026) ketika aparat menjalankan operasi pemberantasan narkoba dalam rangka Ops Antik Toba 2026. Saat itu, tim Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan penyergapan terhadap seorang target operasi berinisial FF alias Apeng.
Sebelum penangkapan dilakukan, petugas yang menyamar sebagai pembeli disebut berhasil melakukan transaksi terselubung dan memperoleh satu paket sabu dari pelaku. Namun situasi berubah ricuh ketika keluarga target dan sejumlah warga diduga melakukan perlawanan terhadap aparat dengan melempari batu.
Akibat kericuhan tersebut, FF alias Apeng berhasil meloloskan diri dari lokasi. Meski mendapat serangan, petugas yang dibantu personel Brimob serta Polsek Medan Kota tetap melakukan penyisiran di sekitar area kejadian.
Dalam penyisiran itu, polisi mengamankan enam pria yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap aparat. Keenamnya masing-masing berinisial MRS alias Duan, DP alias Deka, AP alias Yoga, FH alias Fajar, RR alias Rendi, dan RZ alias Rahmad.
Kabid Humas Polda Sumut, Ferry Walintukan, mengatakan hasil pemeriksaan urine menunjukkan seluruh pria yang diamankan positif amphetamine atau sabu.
Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa sabu dengan berat bruto 2,45 gram, timbangan digital, alat sekop sabu, plastik klip kosong, dan beberapa barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.
Polda Sumut menegaskan akan menindak tegas setiap pihak yang melakukan perlawanan maupun menghambat aparat saat menjalankan tugas penegakan hukum, khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba.
Hingga kini, aparat masih melakukan pengejaran terhadap FF alias Apeng yang kabur saat proses penindakan berlangsung.(*)


