BerandaPeristiwaEnam Debt Collector Nekat Cegat Mobil Prajurit TNI AL di Jalan, Berujung...

Enam Debt Collector Nekat Cegat Mobil Prajurit TNI AL di Jalan, Berujung Diamuk Massa

Medan, (Mitra7.com) – Insiden penarikan kendaraan oleh debt collector berujung ricuh terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, Sumatera Utara. Seorang prajurit Marinir TNI Angkatan Laut berinisial Serda M bersama istrinya mengalami kejadian mencekam saat mobil yang mereka tumpangi dihentikan secara paksa oleh enam orang penagih utang.

Peristiwa itu terjadi pada sore hari di kawasan dekat RS Mitra Medika. Saat itu, kendaraan yang dikemudikan Serda M tiba-tiba dihadang oleh sekelompok debt collector. Pasangan tersebut kemudian turun dari mobil, sementara sang istri berdiri di sisi kendaraan, tepat di dekat kaca spion.

Situasi memanas ketika salah satu penagih utang secara tiba-tiba merebut kunci mobil dari tangan Serda M. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung membawa kabur kendaraan tersebut.

“Setelah Serda Marjadi ini keluar, dalam posisi memegang kunci. Kemudian, tiba-tiba salah satu dari ke enam orang ini atas nama Joko langsung merampas kunci mobil dari si Marjadi ini dan melarikan mobil tersebut,” kata Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora, Selasa (14/4/2025).

Sedangkan saat itu, istri korban yang masih berada di samping mobil tersenggol kaca spion saat kendaraan melaju, hingga terjatuh dan terseret di jalan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka.

“Saat si Joko hendak membawa mobil ini, posisinya si istri Serda Marjadi sedang berada di samping mobil, sehingga saat mobil melaju kencang, kaca spion mobil terkena terhadap korban dan terhempas ke jalan dan luka-luka,”sambungnya

Insiden ini pun memicu reaksi warga sekitar yang menyaksikan kejadian. Massa yang tersulut emosi langsung mengejar para pelaku dan berhasil menangkap dua orang debt collector, sementara lainnya melarikan diri dari lokasi.

Dua pelaku yang tertangkap sempat menjadi sasaran amukan warga hingga mengalami luka cukup parah. Tak lama berselang, aparat kepolisian dari Polsek Patumbak tiba di lokasi untuk mengamankan situasi dan membawa kedua pelaku ke kantor polisi.

Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora, menyampaikan bahwa pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan keributan. Setelah diamankan, kedua pihak kemudian menjalani proses mediasi di kantor polisi.

Sejumlah anggota TNI juga turut hadir dalam proses tersebut. Hasilnya, pihak debt collector dan perusahaan leasing sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara damai. Mobil yang sempat dibawa kabur dikembalikan kepada Serda M, dan pihak leasing menyatakan tidak akan melakukan penarikan kendaraan tersebut.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, istri prajurit yang sebelumnya mengalami luka-luka memutuskan untuk tidak melanjutkan laporan ke pihak kepolisian.

Polisi menyebut kendaraan tersebut sebelumnya terdeteksi berada di wilayah Medan setelah sebelumnya berada di Jakarta. Namun, terkait status kepemilikan maupun tunggakan kendaraan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terkait praktik penarikan kendaraan oleh debt collector yang dinilai kerap dilakukan secara tidak sesuai prosedur dan berpotensi membahayakan keselamatan.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News