Jember, (Mitra7.com). Aksi berani seorang anggota DPRD Jember, David Handoko Seto saat membongkar adanya dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Jember, Jawa Timur menuai sorotan.
Aksi ini berawal dari adanya laporan warga terkait dugaan penyelewengan BBM subsidi jenis solar di kota Suwar Suwir. Menyikapi laporan tersebut David Handoko Seto langsung turun lapangan hingga mengejar truk pengangkut BBM ilegal tersebut.
Bahkan saat melakukan pengejaran tersebut nyawanya nyaris terancam saat mobil yang dikemudikannya dipepet truk pengangkut BBM ilegal hingga nyaris jatuh ke sungai.
Bahkan tak hanya itu, ia pun sempat dikeroyok belasan pemuda yang diduga bagian dari komplotan BBM ilegal di Jember.
Tak hanya itu, Sekretaris Komisi C DPRD Jember yang membidangi soal keuangan dan Pembangunan. ini sempat dikeroyok belasan pemuda yang diduga bagian dari komplotan BBM ilegal di Jember.
Kronologi Aksi Kejar Truk BBM Ilegal
David Handoko Seto menceritakan bagaimana awal mula dirinya mengejar truk pengangkut BBM ilegal di Jember.
Peristiwa berawal saat dirinya menerima laporan warga tentang adanya penyelewengan BBM subsidi jenis solar di SPBU Tegal Besar, Kelurahan Tegal Besar, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.
Kemudian dia bersama rekannya dengan menggunakan mobil Baret Rescue Jember mendatangi SPBU yang dimaksud.
Saat tiba dilokasi, ia mendapati ada truk sedang melakukan pengisian BBM. Tetapi pengisian BBM bukan dilakukan ke tangki melainkan ke tandon berkapasitas 1.000 liter yang diangkut truk tersebut.
Ia pun lantas naik ke atas truk dan mendapati ada empat tandon di dalam truk. Satu sudah terisi penuh, dan lainnya masih belum terisi.
Mendapati temuan tersebut, ia pun menghubungi Ketua Hiswana Migas Muhammad Iqbal dan Polsek Sumbersari untuk pengamanan.
Bersama polisi dan Ketua Hiswana Migas, David Handoko pun mencek transaksi BBM kepada petugas SPBU.
Melalui handphone, ia menemukan ada transaksi mencurigakan dalam penjualan BBM subsidi di SPBU tersebut.
Ketika David dan polisi melakukan pengecekan, sopir truk pengangkut BBM ilegal tersebut tiba-tiba kabur. Truk melaju kencang meninggalkan SPBU.
Mendapati itu, David Handoko pun melakukan pengejaran menggunakan mobil Baret Rescue Jember.
“Aku langsung menyalakan mobil. langsung saya uber truk,” ujar David di Mapolres Jember.
Menurut David, truk BBM ilegal saat pelarian dikawal mobil misterius.
Guna menghindari pengejaran, truk tersebut sempat berputar-putar di ke area perkampungan warga. Kemudian saat berada di kawasan pasar Ambulu, truk sempat memepet mobil yang dikendarai David. Akibatnya mobil yang ditumpanginya nyaris masuk ke sungai.
“Truk itu sengaja mengarahkan dan memepet mobil saya agar nyemplung ke sungai,” ucapnya.
Akibat dipepet truk mobil yang dikendarai David menabrak pagar jembatan yang terbuat dari besi.
Namun saat di lokasi tersebut, terdapat sekumpulan pemuda menggunakan beberapa sepeda motor. Diduga para pemuda tersebut merupakan rekan dari komplotan terduga bisnis BBM ilegal.
Ketika ia keluar dari mobil, para pemuda tersebut langsung melakukan pengeroyokan. Atas kejadian tersebut, David pun membuat laporan ke polisi.
“Pemilik truk akan saya laporkan dengan pasal percobaan pembunuhan,” ucap David.(*)


