BerandaPadangNyamar Jadi Pengamen, Tim Klewang Berhasil Amankan Een (18) Buronan Kasus Tawuran...

Nyamar Jadi Pengamen, Tim Klewang Berhasil Amankan Een (18) Buronan Kasus Tawuran Maut di Padang

Padang, (Mitra7.com). Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang berhasil mengamankan seorang buronan bernama Rahel Gusnaedi alias Eeen (18) didalam sebuah bus MPM jurusan Jakarta-Padang. Een buron selama 6 bulan lantaran terlibat kasus tawuran maut di Padang ini tak berkutik saat ditangkap Tim Klewang yang nyamar jadi pengamen didalam bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang ditumpanginya.

Sebelumnya Een terlibat dalam kasus tawuran maut yang menyebabkan tewasnya seorang pelajar. Pasca kejadian tersebut Een sempat melarikan diri ke pulau Jawa selama enam bulan. Mengira situasi sudah aman, ia memutuskan pulang ke Padang menggunakan bus MPM. Perkiraannya meleset, sebab tanpa disadarinya daerah Indarung Tim Klewang telah menanti dan menyiapkan sebuah lagu “Potong Bebek Angsa” khusus buat Een.

Selanjutnya Tim Klewang mencegat bus MPM yang ditumpangi Een. Tapi bukan dengan sirene yang meraung-raung, melainkan dengan strategi “senyap”. Kemudian Tim Klewang yang dipimpin oleh Katim Aiptu David Riko Dermawan melepas seragamnya dan bertransformasi menjadi pengamen.

Bahkan dengan gaya yang meyakinkan sambil membawa botol kosong bekas minuman mineral yang diisi beras ala pengamen jalanan, ia menyusuri lorong bus. Akting Katim Aiptu David terlihat begitu sempurna, ia menggebuk tangan dengan botol tersebut sambil bernyanyi. Penumpang lain mengira ini hanyalah sekedar hiburan jalanan biasa, sementara pelaku Een terlihat pura-pura tertidur.

“Misi ngamen…” kata Aiptu David memulai aktingnya.

“Potong bebek angsa masak di kuali, nona minta dansa…., Pak misi Pak!” katanya sambil tetap jalan mendekati target.

“Dansa empat kali, sorong ke kiri, sorong ke kanan. La la la la la la la la la… ”

Setelah mendekati kursi tempat duduk Een, Aiptu David berujar.

“Oke Bapak-bapak Ibu-ibu selamat malam. Kami dari tim Klewang Polresta Padang mengucapkan selamat datang di Kota Padang tercinta..terutama untuk Adinda kita Een…!” teriaknya sambil memperkenalkan dan menunjuk sang target.

Hal tersebut tentu saja sontak membuat seluruh penumpang kaget dan semua mata tertuju pada target yang ditunjuk Aiptu David. Een yang  saat itu sedang rebahan menurunkan sandaran jok sudah tak berkutik hanya bisa pasrah.

“Selamat atas keberhasilannya telah melarikan diri, kasus dengan saudara Een secara bersama-sama menghilangkan nyawa orang lain. Oke, Een!

Tangannya mana? Tangannya mana cepat-cepat! Aiptu David bukannya meminta receh setelah mengamen justru mengeluarkan “gelang” alias borgol.

Een pun kembali pasrah sambil menjulurkan kedua tangannya dan resmi mengakhiri masa liburannya. Een yang kaget setengah mati hanya bisa pasrah digiring turun.

Merujuk dari aksi Tim Klewang ini jelas menunjukkan bahwa polisi kita punya bakat akting yang bisa bikin aktor sinetron minder. Menggunakan elemen kejutan di ruang publik yang sempit seperti bus membutuhkan perhitungan matang agar tidak ada “collateral damage“.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

Related News