Sosok wanita bernama Annisa Suci Ramadhani Situmeang, SH, LL.M, merupakan pemimpin muda yang berhasil mematahkan segala stigma. Kehadiranya bukan sekedar pendatang baru di blantika politik apalagi diera perubahan zaman yang serba cepat ini. Ia ,merupakan simbol keberanian bagi kaum muda Minang dan Indonesia.
Tepat di usia yang masih terbilang muda yaitu 34 tahun, Annisa resmi dilantik sebagai Bupati Dharmasraya dan ini menjadikan dirinya sebagai bupati perempuan pertama dalam sejarah Provinsi Sumatera Barat.
Perjalanan Inspiratif Annisa Suci Ramadhani Situmeang dari Pengacara Muda Hingga Jadi Pemimpin Daerah.
Annisa Suci Ramadhani Situmeang lahir di Padang pada 19 April 1990, Ia tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan pengabdian. Sebagai putri dari Marlon Martua Situmeang, (Bupati pertama Dharmasraya), ia menyaksikan langsung bagaimana sebuah daerah dibangun dari nol. Namun, alih-alih berpangku tangan pada nama besar sang ayah, dia memilih menempuh jalannya sendiri melalui jalur pendidikan yang terjal dan disiplin tinggi.
Annisa adalah potret nyata bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu dunia. Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, salah satu kawah candradimuka hukum terbaik di negeri ini.
Ketekunan dan kegigihan telah membawanya melintasi samudera menuju New York, Amerika Serikat. Ia berhasil meraih gelar Master of Laws (LL.M.) dari Columbia Law School, Universitas Columbia, sebuah kampus Ivy League yang telah mencetak banyak pemimpin dunia. Di sana, ia tidak hanya belajar hukum, tetapi juga membangun jaringan global dan mentalitas pemenang.
Menembus Dunia Profesional Global
Sebelum memutuskan pulang untuk membangun nagari, Annisa telah mengukir karier cemerlang di Jakarta. Ia sempat bekerja di firma hukum internasional seperti Hadiputranto, Hadinoto, & Partners (afiliasi Baker & McKenzie) serta menjadi Managing Associate di Melli Darsa & Co (jaringan PwC).
Pengalamannya menangani kasus-kasus hukum kompleks dan bekerja sebagai Staf Khusus di DPR RI membentuk karakter kepemimpinannya: Tegas, berbasis data, dan solutif.
Keputusannya untuk maju dalam Pilkada Dharmasraya 2024 bukanlah ambisi sesaat. Dengan dukungan koalisi besar dan kepercayaan masyarakat yang mencapai 69,53% suara, Annisa membuktikan bahwa rakyat merindukan pemimpin yang memiliki kombinasi antara kecerdasan intelektual dan empati.
Hingga pada 20 Februari 2025, ia resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Momen ini bukan hanya kemenangan bagi Annisa, tapi kemenangan bagi seluruh perempuan di Sumatera Barat bahwa “Plafon Kaca” telah pecah; perempuan bisa dan mampu menjadi pemimpin nomor satu di daerah.
Pesan Inspiratif untuk Generasi Muda
Kisah Annisa Suci Ramadhani mengajarkan kita tiga hal penting:
Pendidikan adalah Fondasi: Jangan pernah lelah belajar. Ilmu adalah bekal paling relevan untuk menjawab tantangan zaman.
Berani Keluar dari Zona Nyaman: Dari karier mapan sebagai pengacara di ibu kota, Annisa berani terjun ke dunia politik demi perubahan nyata di daerah.
Gender Bukan Penghalang: Di tanah yang menjunjung adat, Annisa membuktikan bahwa kompetensi dan integritas akan selalu mendapat tempat di hati masyarakat.
“Jangan biarkan keterbatasan orang lain membatasi imajinasimu tentang apa yang bisa kamu capai.” (Wikipedia)


