Mitra7.com – Peringatan Teheran bukan sekedar gertakan diatas kertas. Sebuah kapal tanker yang tak menghiraukan larangan Iran ini akhirnya tenggelam setelah ditembak saat mencoba menerobos blokade Selat Hormuz pada Minggu malam (1/3/2026).
Insiden itu terjadi ditengah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang berujung penutupan Selat Hormuz oleh Teheran.
Dimana media televisi pemerintah Iran melaporkan, nasib kapal tanker raksasa yang dihantam saat nekat mencoba menerobos Selat Hormuz akhirnya tenggelam usai ditembak oleh kapal cepat IRGC yang berpatroli dititik tersempit selat tersebut.
Ini adalah pesan berdarah bagi pasar energi global. Iran ingin menunjukkan kepada Washington dan Tel Aviv bahwa pasca tewasnya Ayatollah Ali Khamenei, mereka tidak melemah, justru sebaliknya mereka kini menjadi lebih liar dan tak terprediksi.
Kapal yang tenggelam itu bukan sekedar kehilangan materi, tapi simbol runtuhnya jaminan keamanan pelayaran internasional dibawah hidung armada kapal perang barat.
Namun sebagaimana dilaporkan kemudian, tidak ada keterangan lebih lanjut tentang kapal siapakah itu.(*)


